Postingan
Kampung Wijilan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Nama Kampung Wijilan tentu tidak asing lagi bagi para wisatawan yang bertandang ke Yogyakarta. Lokasi Kampung Wijilan berada di Jalan Wijilan Yogyakarta yang masih termasuk di dalam kompleks Keraton Yogyakarta. Lokasi sentra makanan khas Jogja tersebut berada di sebelah timur Alun-alun Utara Yogyakarta dan di sebelah selatan Plengkung Wijilan atau Plengkung Tarunasura. Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi sentra makanan khas gudeg aksesnya sangat mudah. Dari pusat Kota Jogja dapat ditempuh selama 15 menit perjalanan saja. Dari kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta atau Alun-alun Utara tinggal mengambil arah ke timur sampai ditemukan gapura besar yang dinamakan Plengkung Wijilan. Ditempat inilah yang merupakan sentra penjualan gudeg dan pengunjung dapat memilih warung untuk membeli gudeg sesuai keinginan. Sebagian besar pengunjung sudah memiliki warung favorit. Keberadaan Kampung Wijilan sebagai sentra gudeg di Jogja sudah ada sebelum dekl...
Alun-Alun Kidul
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kalau kamu mencari lokasi nongkrong di Jogja saat malam selain Malioboro dan kawasan Titik Nol KM, Alun-alun Kidul adalah pilihan terbaik. Terletak tak jauh dari Taman Sari , halaman belakang Keraton Yogyakarta ini menjadi tempat bercengkerama warga Jogja dan juga lokasi hangout para wisatawan di malam hari. Sejak sore, lapangan yang ditumbuhi 2 pohon beringin di tengahnya ini mulai menampakkan geliatnya. Pedagang membuka lapaknya, pemilik odong-odong mulai menyalakan lampu, dan satu persatu wisatawan berdatangan. Sebelum menjadi tempat nongkrong yang ngehits seperti saat ini, dulunya Alun-alun Kidul atau yang lebih dikenal dengan nama Alkid ini merupakan sasana latihan ketangkasan untuk para prajurit keraton. Halaman belakang istana Raja Jogja ini juga sarat akan cerita. Konon dibangunnya alun-alun ini agar bagian belakang Kraton nampak seperti bagian depan yang juga ditanami pohon beringin kembar. Hal ini bertujuan ...
Malioboro
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Sejarah Begitu mendengar kata objek wisata Malioboro Jogja, apa sih yang di pikiran kamu? Belanja? Makanan? Atau nama tempat? Terus tahukah kamu “Malioboro” itu sebenarnya nama apa? Kalau kamu berpikir itu adalah nama daerah, maaf kamu keliru. Malioboro Jogja adalah suatu nama jalan yang keberadaannya sudah lama sekali. Kira kira tempat itu dibangun sekitar tahun 1750-an. Nah, penamaan jalan ini ternyata ada kaitannya dengan nama kota Jogja itu sendiri. Jadi begini, menurut Dosen Sejarah UI, Prof Peter Brian Ramsey Carrey, nama asli kota Jogja adalah Ngayogyakarta. Nama itu terinspirasi dari sebuah nama kerajaan di kitab Ramayana, yaitu “Ayodya”. Orang Jawa menyebutnya Ngayodya, sehingga terdengar seperti “Ngayogya”. Di dalam kitab itu juga, ada satu jalan utama yang sangat terkenal. Jalan merupakan jalan utama tempat penyambutan Raja dan tamu tamunya, serta merupakan jalan penting yang memiliki banyak berkah. Nama yang jalan terseb...
Benteng Vredeburg
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Museum Beteng Vredeburg adalah sebuah benteng yang terletak di depan Gedung Agung dan Kraton Kesultanan Yogyakarta . Sekarang, benteng ini menjadi sebuah museum. Di sejumlah bangunan di dalam benteng ini terdapat diorama mengenai sejarah Indonesia. Benteng Vredeburg Yogyakarta berdiri terkait erat dengan lahirnya Kasultanan Yogyakarta. Benteng ini dibangun sebagai pusat pemerintahan dan pertahanan residen Belanda kala itu, dengan dikelilingi oleh sebuah parit (Jagang) yang sebagian bekas-bekasnya telah direkonstruksi dan dapat dilihat hingga sekarang. Benteng berbentuk persegi ini mempunyai menara pantau (bastion) di keempat sudutnya. Benteng pertama kali dibangun pada tahun 1760 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I atas permintaan Belanda yang pada masa itu Gubernur dari Direktur Pantai Utara Jawa dipimpin oleh Nicolaas Harting. Adapun maksud bangunan benteng dibangun dengan dalih untuk menjaga keamanan keraton dan sekitarnya, ...
Pantai Wediombo
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pantai memang menjadi destinasi wisata yang masih menarik bagi wisatawan sampai kapanpun, apalagi di Yogyakarta yang menjadi kota dambaan banyak orang. Kota yang memiliki label ‘kota pelajar’ itu memiliki banyak pantai yang tersebar di berbagai penjuru daerah, salah satunya di Gunungkidul. Sampai saat ini pantai yang masih banyak diincar di kota gudeg ini adalah Pantai Wediombo. Wediombo bisa diambil dari Bahasa Jawa ‘wedi’ yang berarti ‘pasir’ dan ‘ombo’ yang berarti ‘luas’. Apabila diartikan, Wediombo berarti hamparan pasir yang luas. Bukan hanya dari namanya saja, pantai ini memang memiliki lokasi yang luas dibanding pantai lainnya di satu kawasan. Pantai ini terletak di kawasan Jepitu, Girisubo, Gunungkidul dan sekaligus menjadi pantai paling ujung dari pantai yang lain. Anda harus menempuh sekitar 2,5 jam perjalanan dari pusat kota Jogja dengan menggunakan jalur darat. Harga Tiket Masuk di Pantai Wediombo Untuk dapat mengakses area pantai ini dikenakan biaya seb...